Mengenal GeNose, Deteksi Covid Kurang Dua Menit, Sekali Tes Hanya 15 Ribu

oleh -
Instagram.com/ugm.yogyakarta

ALAT pendeteksi Covid-19 buatan para ahli Universitas Gadjah Mada (UGM) bernama GeNose C19 sudah mendapatkan izin edar serta siap dipasarkan.

GeNose C19 adalah hidung elektronik yang bekerja dengan sistem pengindraan (sensor) untuk mengenali pola senyawa. GeNose dirancang untuk mengenali pola Volatile Organic Compound (VOC) yang terbentuk dari infeksi Covid-19 dan terbawa dalam nafas manusia. Alat ini mampu mendeteksi Covid-19 secara cepat dan akurat.

Dilansir dari IDN Times, GeNose C19 sudah mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan RI. Izin edar tersebut dengan nomor Kemenkes RI AKD 20401022883 yang telah terbit pada Kamis (24/12/2020).

Berikut adalah rangkuman informasi mengenai GeNose C19 sebagai alat pendeteksi Covid-19. 

1. GeNose C19 memiliki kemampuan mendeteksi virus dalam tubuh manusia kurang dari 2 menit

Kabar baik terkait GeNose C19 memang memberikan angin segar di tengah pandemi Covid-19.  Alat ini memang menjadi inovasi pertama di Indonesia yang mampu mendeteksi Covid-19 hanya melalui hembusan nafas. Nantinya hembusan nafas tersebut yang dilakukan di dalam kantong khusus akan diidentifikasi melalui sensor-sensor dan diolah dengan bantuan kecerdasan artifisial.  

Dilansir dari laman resmi UGM, GeNose C19 mampu bekerja secara paralel melalui proses diagnosis yang tersentral di dalam sistem, sehingga validitas data dapat terjaga untuk semua alat yang terkoneksi. 

Data yang nanti telah terkumpul di dalam sistem selanjutnya akan digunakan untuk keperluan pemetaan, pelacakan dan pemantauan penyebaran pandemi secara aktual.

Soal kecepatan GeNose C19 pun tidak perlu diragukan karena mampu mendeteksi virus dalam tubuh manusia dalam waktu cepat, yaitu kurang dari dua menit.

2. Ganjar Pranowo berencana akan menggunakan GeNose C19

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mencoba sendiri GeNose, alat deteksi Covid-19 buatan UGM /Tangkapan layar YouTube Ganjar Pranowo. Foto dikutip dari pikiran-rakyat.com

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sempat mendatangi lokasi produksi GeNose C19 di Science Technopark STP UGM pada hari Selasa (5/1/2021). 

“Alat pendeteksi Covid-19 karya anak bangsa ini sangat luar biasa. Selain biaya tesnya terjangkau, akurasinya sangat tinggi. Untuk sementara, Jawa Tengah sudah pesan 100 unit untuk dimanfaatkan di fasilitas kesehatan, rumah sakit ataupun puskesmas,” tulis Ganjar dalam unggahannya di Instagram. 

Ganjar berharap semoga GeNose C19 bisa membantu masyarakat Indonesia dalam penanganan Covid-19, sehingga segera terselesaikan dengan baik.  

“Kita juga telah mengusulkan kepada Presiden Jokowi agar alat ini dijadikan alat uji resmi secara nasional,” katanya. 

3. GeNose C19 dapat memperkuat sistem survailans 4T

Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro menjelaskan bahwa GeNose C19 akan didistribusikan pada pertengahan bulan Febaruari 2020 sebanyak 5.000 unit. 

Dilansir dari laman UGM, Bambang mengatakan GeNose C19 dapat memperkuat sistem survailans 4T yakni testing, tracing, tracking serta treatment. 

Selain itu, gerakan 3M tetap perlu dilakukan yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak untuk meminimalkan penyebaran virus corona baru.

4. Satu unit GeNose C19 dijual dengan harga Rp62 juta 

GeNose C19 yang telah dikembangkan oleh tim peneliti UGM sejak Maret 2020 lalu ini telah melakukan berbagai uji coba. 

Menurut Bambang Brodjonegoro, GeNose C19 sendiri dijual dengan harga Rp62 juta. Namun, tetap bisa digunakan berulang kali dengan menggunakan kantong yang bisa dibeli dengan harga Rp15.000. 

Dengan menggunakan alat GeNose C19, nantinya biaya melakukan deteksi Covid-19 akan diperkirakan hanya sebesar Rp 25.000 saja. 

Terkait pemesanan produk pun, laman resmi UGM sudah menyediakan layanan tersendiri sekaligus penjelasan detail sehingga mampu dimengerti oleh masyarakat luas. 

Itulah beberapa rangkuman informasi terkait perkembangan terbaru dari GeNose C19. 

Semoga alat ini ke depannya bisa berperan dan membantu Indonesia di tengah pandemi Covid-19.[]

Sumber: popmama.com