Pj Gubernur Aceh Lantik Manajemen BPKS dan Direksi PT PEMA

oleh -102 Dilihat
Penjabat Gubernur Aceh Bustami Hamzah, melantik Manajemen Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) serta Direksi PT Pembangunan Aceh (PEMA), di restauran Meuligoe Gubernur Aceh, Rabu 8 Mei 2024 sore.

Banda Aceh, Beaktual.com – Penjabat Gubernur Aceh Bustami Hamzah, melantik Manajemen Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) serta Direksi PT Pembangunan Aceh (PEMA), di restauran Meuligoe Gubernur Aceh, Rabu 8 Mei 2024 sore.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur menjelaskan, pergantian kepemimpinan dan pejabat di institusi seperti BPKS dan PT PEMA merupakan suatu keniscayaan, karena selain diharapkan membawa inovasi dan kreativitas baru, juga merupakan bentuk penyegaran organisasi, serta kesempatan untuk melakukan reformasi dan perbaikan kinerja institusi.

Khusus BPKS, sambung Gubernur, pelantikan hari ini merupakan pengisian jabatan karena pejabat definitif sebelumnya telah memasuki Batas Usia Pensiun.

“Dengan adanya pelantikan ini, diharapkan BPKS dan PT. PEMA dapat tetap relevan dalam lingkungan yang terus berubah, serta memastikan adanya kontinuitas kepemimpinan, dan memberikan kesempatan bagi individu-individu berbakat untuk berkembang dan berkontribusi secara maksimal.,” kata Bustami.

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan beberapa pesan kepada Jajaran BPKS yang baru dilantik. Bustami mengingatkan jajaran BPKS untuk bekerja dengan penuh semangat untuk mengejar segala ketertinggalan tahun berjalan.

“Tenaga baru harus mempu menyerap anggaran sesuai dengan aturan yang berlaku. BPKS harus mampu mengejar visi-misi yang telah ditetapkan sebelumnya yaitu Mengembangkan Kawasan Sabang Sebagai Pusat Utama Pengembangan Perdagangan Dunia. Ini tugas berat yang harus mampu dijalankan,” ujar Bustami.

Selain itu, Gubernur juga berpesan agar kerjasama investasi yang telah dibina, agar dilanjutkan sehingga membuahkan hasil. Gubernur menegaskan, koneksitas Andaman, kerjasama dengan Pemerintah India, juga perlu jalankan dengan serius, serta tidak melupakan penjajakan investasi dengan berbagai negara lainnya.

“Manajemen baru harus mampu menuntaskan berbagai regulasi yang diperlukan untuk pengembangan Kawasan. NSPK perizinan dari kementerian terkait, Pergub SOTK yang mesti disusun sesuai dengan kebutuhan organisasi terkini, juga peraturan-peraturan internal yang harus disusun, supaya BPKS menjadi lembaga yang sehat dan dijalankan sesuai dengan prinsip Tata Kelola Pemerintahan yang baik,” kata Gubernur berpesan.

Semwntara itu, untuk pengembangan kawasan, Gubernur mengingatkan perlunya perencanaan dan penganggaran yang proporsional untuk Kawasan, serta harus adil antara Pulo Aceh dan Sabang.

“BPKS perlu menjalin komunikasi yang baik dengan semua pihak, khususnya Dewan Kawasan Sabang dan pemerintah, dengan mitra di DPR RI, komisi VI, serta wajib mempedomani dan menindaklanjuti semua rekomendasi dari BPK RI dan BPKP RI. Sejalan dengan itu, Humas BPKS perlu diperkuat, agar masyarakat dan media mendapatkan informasi yang baik sehingga semua pihak mendukung pengembangan Kawasan Sabang,” kata Gubernur

Kepada jajaran BPKS Gubernur juga mengingatkan bahwa Dewan Pengawas merupakan perpanjangan tangan dari DKS yang seluruh rekomendasi yang telah disampaikan dalam rapat-rapat dengan manajemen harus diperhatikan.

“Terkait aset juga perlu dimanfaatkan dengan baik sehingga menambah penghasilan bagi BPKS. Tukar guling aset dengan Pemko Sabang haru dituntaskan. Masalah aset ex Pelindo harus diselesaikan dengan pemerintah Aceh sesuai dengan rekomendasi BPK RI, sehingga ada kejelasan dalam pengelolaannya,” ujar Gubernur.

Sedangkan terkait Balohan sebagai aset BPKS yang sangat besar, Gubernur juga mengingatkan agar dimanfaatkan dan dikelola dengan baik, sehingga mampu melayani penumpang dengan baik dan space-nya agar dapat dikembangkan sehingga menambah pendapatan negara bukan pajak (PNBP) bagi BPKS.

“Manajemen baru harus memberikan contoh yang baik dalam hal disiplin. Sumber daya yang ada di dalam BPKS sudah cukup baik, tinggal dilakukan penyegaran sehingga sesuai dengan beban kerja organisasi,” imbuh Gubernur.

Sementara itu, kepada Direksi PT PEMA yang baru dilantik, Gubernur menegaskan pentingnya tanggung jawab yang saat ini diemban dalam mengarahkan langkah PT PEMA menuju pencapaian tujuan pembangunan yang lebih maju dan berkelanjutan. Karena itu, Bustami berpesan agar menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, integritas, dan semangat kolaborasi.

“Kami percaya, melalui upaya bersama antara PT PEMA, pemerintah, dan berbagai pemangku kebijakan lainnya, kita dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh. Dengan visi yang jelas, komitmen yang kuat serta kerja keras, saya yakin Anda akan mampu menjadikan PT PEMA sebagai salah satu pilar utama dalam mewujudkan impian pembangunan Aceh yang lebih baik bagi semua,” kata Gubernur.

“Selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Terima Kasih kepada Bapak Marthunis yang telah menjalankan tugasnya dengan baik sebagai Plt Kepala BPKS. Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi langkah-langkah kita untuk kemajuan Aceh yang lebih baik,” pungkas Gubernur.

Berikut ini adalah daftar pejabat BPKS dan PT PEMA yang dilantik oleh Gubernur Aceh hati ini.

Jajaran BPKS, Kepala BPKS Iskandar Zulkarnain, Wakil Kepala BPKS Abdul Manan, Deputi Umum BPKS Suprizal Yusuf, serta Deputi Komersial dan Investasi BPKS Jeliteng Pribadi.Sedangkan jajaran personalia direksi PT PEMA yang dilantik hari ini adalah Direktur Utama Faisal Saifuddin, Direktur Umum dan Keuangan Lukman Age, Direktur Pengembangan Bisnis Faisal Ilyas, serta Direktur Komersil Almer Hafis Sandy. []

No More Posts Available.

No more pages to load.