<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>milisi myanmar Arsip - Beaktual</title>
	<atom:link href="https://beaktual.com/tag/milisi-myanmar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://beaktual.com/tag/milisi-myanmar/</link>
	<description>Sajian Informasi Penting &#38; Menarik</description>
	<lastBuildDate>Thu, 06 May 2021 15:20:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://beaktual.com/wp-content/uploads/2022/03/cropped-LOGO-BEAKTUAL-2-100x75.png</url>
	<title>milisi myanmar Arsip - Beaktual</title>
	<link>https://beaktual.com/tag/milisi-myanmar/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemerintah Tandingan Myanmar Bentuk Sayap Militer Lawan Junta</title>
		<link>https://beaktual.com/pemerintah-tandingan-myanmar-bentuk-sayap-militer-lawan-junta/</link>
					<comments>https://beaktual.com/pemerintah-tandingan-myanmar-bentuk-sayap-militer-lawan-junta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Beaktual]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 May 2021 15:20:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[kudeta]]></category>
		<category><![CDATA[milisi myanmar]]></category>
		<category><![CDATA[myanmar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beaktual.com/?p=565</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemerintah tandingan Myanmar (NUG) mengumumkan pembentukan pasukan pertahanan sebagai kekuatan rakyat untuk melindungi warga antikudeta dari serangan dan tindak kekerasan oleh junta militer. Dalam</p>
<p>Artikel <a href="https://beaktual.com/pemerintah-tandingan-myanmar-bentuk-sayap-militer-lawan-junta/">Pemerintah Tandingan Myanmar Bentuk Sayap Militer Lawan Junta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://beaktual.com">Beaktual</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1">Pemerintah tandingan <a href="https://www.cnnindonesia.com/tag/myanmar%22%20%5Ct%20%22_blank"><span class="s1">Myanmar</span></a> (NUG) mengumumkan pembentukan pasukan pertahanan sebagai kekuatan rakyat untuk melindungi warga antikudeta dari serangan dan tindak kekerasan oleh junta militer.</p>
<p class="p1">Dalam pernyataan pada Rabu (5/5), pasukan pertahanan ini merupakan bentuk baru dari Tentara Federal Gabungan yang dibentuk beberapa tahun lalu untuk mengakhiri perang saudara di Myanmar.</p>
<p class="p1">Pasukan tersebut terdiri dari gabungan sejumlah milisi etnis. Sebelumnya, mereka juga kerap menangani serangan dan kekerasan militer dari Dewan Administrasi Negara (SAC).</p>
<p class="p1">Kini, Myanmar kembali masuk dalam gejolak politik setelah  junta militer mengudeta pemerintah sipil pada 1 Februari lalu.</p>
<p class="p1">Sejak saat itu, sejumlah milisi etnis menyatakan dukungan terhadap NUG untuk melawan junta militer. Mereka bertekad akan mendorong militer untuk mengakhiri kekerasan, memulihkan demokrasi, dan membangun &#8220;persatuan demokratis federal.&#8221;</p>
<p class="p1">Salah satu milisi etnis pendukung NUG, Persatuan Nasional Karen (KNU), menyatakan bahwa pasukannya telah membunuh 194 tentara Myanmar, sejak akhir Maret.</p>
<p class="p1">Myanmar sendiri beberapa kali dikuasai junta sejak 1962 hingga 2011. Kehidupan di bawah junta militer sangat penuh kekerasan sehingga warga terus berusaha mewujudkan demokrasi dan reformasi ekonomi besar-besaran.</p>
<p class="p1">Pada 2015, partai sipil pimpinan Aung San Suu Kyi, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), akhirnya menang pemilu. Namun, junta militer kembali mengudeta pemerintahan sipil pada 1 Februari lalu dengan dalih kecurangan pemilu.</p>
<p class="p1">Kudeta itu memicu aksi protes hampir setiap hari. Banyak orang marah dan tak mau lagi dipimpin militer. Begitu masif perlawanan, pasukan keamanan menindak sipil dengan kekerasan.</p>
<p class="p1">Hingga kini, menurut catatan Asosiasi Lembaga Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP) sebanyak 769 orang tewas, sementara 3.696 yang menolak kudeta ditahan junta militer sejak kudeta.</p>
<p class="p1">Sipil tak memiliki senjata sehingga mereka dianggap bukan lawan proporsional bagi militer yang memiliki salah satu pasukan dan alutsista paling tangguh di kawasan.</p>
<p class="p1">Sebagai upaya mengimbangi kekuatan junta militer, sebagian orang bergabung dengan milisi etnis untuk berlatih angkat senjata di hutan. Sebagian aktivis yang pernah dipenjara juta turut serta dalam latihan-latihan itu.</p>
<p class="p1">Setelah NUG mengumumkan pembentukan pasukan pertahanan ini, sejumlah aktivis sipil langsung ingin bergabung.[]</p>
<p><a href="https://www.cnnindonesia.com/internasional/20210506113748-106-639349/pemerintah-tandingan-myanmar-bentuk-sayap-militer-lawan-junta">Sumber</a></p>
<p>Artikel <a href="https://beaktual.com/pemerintah-tandingan-myanmar-bentuk-sayap-militer-lawan-junta/">Pemerintah Tandingan Myanmar Bentuk Sayap Militer Lawan Junta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://beaktual.com">Beaktual</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beaktual.com/pemerintah-tandingan-myanmar-bentuk-sayap-militer-lawan-junta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
