Jelang Ramadhan, Mendagri Minta Kepala Daerah Pantau Harga Sembako

oleh -569 Dilihat
Pj. Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto SSTP MM bersama Sekda Aceh Besar Drs Sulaimi MSI serta Ka OPD serta unsur TNI/Polri mengikuti Rakor Inflasi di Aula Lantai III Senin 6 Maret 2023

Jantho, Beaktual.com – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto, S.STP MM bersama Sekdakab Aceh Besar Drs Sulaimi MSi mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi tahun 2023 yang dilaksanakan oleh Kementerian Dalam Negeri melalui zoom meeting dari Ruang Rapat Lantai III Setdakab Aceh Besar, Senin 6 Maret 2023

Hadir dalam kesempatan itu, unsur Forkopimda, pejabat TNI, Polri, BPS, Kepala OPD terkait yang membidangi urusan pertanian, perdagangan, keuangan, sosial, perhubungan, perencanaan pembangunan daerah, PUPR, dan Inspektorat. 

Dalam Rakor Pengendalian Inflasi tahun 2023 yang juga dihadiri oleh pejabat Perum Bulog, para Gubernur, Bupati dan Walikota se-Indonesia tersebut, ikut dibahas berbagai langkah konkret dalam pengendalian  inflasi di daerah dan upaya yang akan dilakukan pemerintah daerah  untuk menstabilkan harga pangan menyambut puasa Ramadhan 1444 H.

Dalam sambutannya, Mendagri Prof  H Tito Karnavian kembali mengajak seluruh kepala daerah agar senantiasa meningkatkan koordinasi dan melaksanakan berbagai langkah-langkah konkret dalam pengendalian laju inflasi di daerah masing-masing. 

“Dalam dua minggu ke depan, kita akan menyambut bulan Ramadhan 1444 H yang kemudian dilanjutkan dengan Hari Raya Idul Fitri. Untuk itu, saya meminta seluruh kepala daerah agar menstabilkan harga barang pangan sehingga dapat terjangkau oleh seluruh masyarakat,” pintanya.

Pada sisi lain, Mendagri juga mengharapkan agar dalam pengendalian inflasi daerah, setiap kepala daerah harus terus memperkuat kerjasama antardaerah, melalui pemenuhan komoditas dari daerah yang surplus dengan daerah yang kekurangan komoditas serta menjalin koordinasi untuk hambatan dan kendala moda transportasi barang/jasa.

Upaya lainnya yang harus terus dilaksanakan adalah meningkatkan kegiatan Pangan Murah bagi masyarakat dan penguatan sektor pertanian, perdagangan, dan perluasan lapangan kerja di setiap daerah. Melalui Rakor Pengendalian Inflasi ini diharapkan para kepala daerah rutin memantau harga pangan dan stabilitas pasokan barang guna pengendalian inflasi dan meningkatkan ekonomi masyarakatnya. 

Dalam  Rakor Pengendalian Inflasi itu, juga diminta kepada para Kepala Daerah untuk mewaspadai kenaikan harga menjelang bulan Ramadhan 1444 H. Beberapa komoditas yang dominan menyumbang inflasi menjelang Ramadhan adalah bahan bakar rumah tangga, minyak goreng, daging ayam, dan beberapa komoditas lainnya.  Pada Rakor Pengendalian Inflasi itu, turut menyampaikan materi antara lain Pudji Ismartini (Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS), Dr Andriko Noto Susanto SP MP (Deputi Bidang Penganekaragaman dan Konsumsi serta Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional, Syailendra (Staf Khusus Menteri Perdagangan Republik Indonesia), dan pejabat dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.[]

No More Posts Available.

No more pages to load.