Banda Subuh, Pj Bupati Aceh Besar Pantau Pasar Induk Lambaro

oleh -634 Dilihat
Pj Bupati memantau aktifitasvPasar Induk Lambarob terkait kebersihan lingkungan pasar dan ketertiban bagi penjual, parkir serta pedagang yang berjualan di atas badan jalan baik luar maupun di dalam pasar Induk Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Rabu 29 Maret 2023 pagi.

Jantho, Beaktual.com – Usai melaksanakan shalat subuh berjamaah di Masjid Jamik Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto SSTP, MM langsung menggelar apel bersama Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Ingin Jaya di halaman Masjid Jamik Lambaro. 

Bakda subuh itu Pj Bupati memantau aktifitasvPasar Induk Lambarob terkait kebersihan lingkungan pasar dan ketertiban bagi penjual, parkir serta pedagang yang berjualan di atas badan jalan baik luar maupun di dalam pasar Induk Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Rabu 29 Maret 2023 pagi.

Usai apel sekitar pukul 6.15 WIB, Pj Bupati Aceh Besar dengan berjalan kaki memimpin peninjauan dan ikut diperkuat sejumlah anggota Satpol PP serta personel Dishub Aceh Besar, langsung melakukan penertiban sejumlah mobil barang dan becak barang serta sepeda motor yang parkir di sepanjang jalan pagar Masjid Jamik yang telah dipasang spanduk dilarang berjualan, sehingga semrawut dan membuat kemacetan.

Peneriban para pedagang kaki lima (PKL) dan parkir dibahu jalan terus berlanjut hingga penertiban para pedagang di dalam Pasar Induk. Berbagai kesemberautan ditemukan Pj Bupati Aceh Besar pada Sidak pasar tersebut.

Pada kesempatan itu, Pj Bupati Muhammad Iswanto menyampaikan tujuan penertiban pasar Induk Lambaro tersebut , supaya adanya ketertiban, kenyamanan dan keamanan bagi para pembeli. “Tujuan kita agar terciptanya kenyamanan dan keamanan bagi para pelaku ekonomi termasuk pengnjung pasar,” ujarnya.

Selanjutnya Iswanto menambahkan,  untuk para pedagang pelan-pelan akan tertibkan secara berkelanjutan dan ada beberapa gedung baru dalam persiapan,. Gedung  baru tersebut untuk persiapan supaya PKL bisa bergeser ke dalam gedung dan tidak berjualan lagi di badan jalan.

Pun demikian, Iswanto berharap kepada semua pihak agar mendukung dan memberi upaya penuh kepada Pemkab Aceh Besar untuk menertipkan pasar Induk Lambaro

“T,erus terang pusat pasar Banda Aceh dan Aceh Besar ya di Lambaro ini. Terimakasih atas bantuan dan dukungan dari semua pihak dalam menertipkan pasar Induk Lambaro.

Pj Bupati Aceh Besar meminta kepada pihak yang bertanggungjawab pasar ini tidak boleh membiarkan kesemrawutan dan ketidaktertiban yang terjadi selama ini di pasar Induk Lambaro.

“Jadi jangan kita biarkan adanya kesemrawutan dan ketidaktertiban disini, Insya Allah kita akan terus upayakan secara perlahan-lahan agar ketertiban di pasar Induk Lambaro bisa tercipta,” tuturnya.

Untuk itu, Iswanto menghimbau kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) agar terus memantau dan mengecek pasar Induk Lambaro dari kesemerautan dan ketidaktertiban dari pedagang atau kendaraan yang terparkir dibadan jalan.

Lebih lanjut, Iswanto menegaskan bahwa Pemkab Aceh Besar tidak akan pernah berhenti dan setiap pagi sampai sore bersama-sama dengan tim dan semua jajaran akan turun dan Insya Allah cepat atau lambat masyarakat akan merasakan pelayanan, kenyamanan, keamanan dan ketertiban.

“Kami tidak akan berhenti sampai disini, sebelum masyarakat benar-benar merasakan pelayanan, kenyamanan, keamanan dan ketertiban di pasar Induk Lambaro ini,” tegasnya lagi. 

Setelah melakukan penertiban di dalam komplek dan di luar komplek pasar Induk Lambaro, Pj Bupati Aceh Besar bersama dengan kepala OPD dan Forkopimcam kembali ke Mesjid Jamik Lambaro untuk mengambil kembali kendaraan yang telah diparkirkan disana dari sebelum subuh. Namun kepala OPD dan Forkopimcam tak menyangka orang nomor satu di Aceh Besar itu kembali ke pasar Induk Lambaro dengan mobil pribadinya untuk memantau kembali pasar tersebut dari para pedagang nakal atau kendaraan nakal yang parkir di atas badan atau bahu jalan.

“Kami pikir bapak Bupati langsung bubar dan kembali pulang ke rumah atau ke Jantho, karena mengingat jam sudah pukul 08.10 WIB, Namun kami tidak menyangka bapak Bupati kembali ke pasar dengan mobil pribadinya,” tutur Husaini salah seorang tim penertiban Pasar Induk Lambaro.[]

No More Posts Available.

No more pages to load.