Gubernur Aceh Lantik Pejabat Eselon II, Asnawi Resmi Pimpin Dinas ESDM Aceh

oleh -2557 Dilihat

Banda Aceh, Beaktual.com – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Aceh pada Jumat malam (28/2/2026). Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Anjong Mon Mata, Banda Aceh.

Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya penyegaran dan penguatan tata kelola pemerintahan dalam rangka meningkatkan efektivitas kinerja perangkat daerah. Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan pembangunan Aceh ke depan.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya meminta seluruh pejabat yang dilantik untuk bekerja profesional, inovatif, dan berorientasi pada kepentingan rakyat,” ujar Gubernur.

Gubernur juga menegaskan agar seluruh SKPA menjadikan visi dan misi Pemerintah Aceh 2025–2030 yaitu “Aceh Islami, Maju, Bermartabat, dan Berkelanjutan” sebagai arah kebijakan dan nafas kerja di setiap lini pemerintahan.

Asnawi Pimpin Dinas ESDM Aceh

Salah satu pejabat yang dilantik adalah Asnawi, S.T., M.S.M., yang kini resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Aceh. Ia menggantikan Taufik, S.T., M.Si., yang pada kesempatan yang sama dilantik menjadi Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Aceh.

Penunjukan Asnawi sebagai pimpinan Dinas ESDM Aceh menjadi bagian dari strategi Pemerintah Aceh dalam memperkuat sektor energi dan sumber daya mineral yang memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam amanatnya, Gubernur menyampaikan harapan khusus kepada pimpinan baru Dinas ESDM agar mampu menghadirkan tata kelola sektor energi dan pertambangan yang transparan, akuntabel, dan memberi manfaat nyata bagi rakyat Aceh.

“Sektor energi dan sumber daya mineral adalah salah satu kekuatan Aceh. Saya harap kepemimpinan yang baru mampu memastikan pengelolaan yang berkeadilan, berkelanjutan, serta memberikan kontribusi signifikan terhadap masyarakat dan pembangunan Aceh,” tegasnya.

Gubernur juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, percepatan realisasi program strategis, serta pengawasan yang ketat terhadap pengelolaan sumber daya alam agar tetap sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan kepentingan masyarakat luas.[]

No More Posts Available.

No more pages to load.